Menyusun Buku secara Sistematis dan Otomatis
Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI
Gelombang : 28
Bismillahirrohmanirrohim. Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh.
Salam sehat dan bahagia sahabat Periang (Pembelajar Riang).
"Saat-saat yang paling menakutkan dalam menulis adalah tepat ketika kamu belum mulai menulisnya" (Stephen King)
Kelas belajar malam ini mengangkat tema "Menyusun Buku secara Sistematis". Waow, tema yang menarik dan sangat dibutuhkan, apalagi saat ini sudah memasuki pertemuan ke 15, yang berarti tinggal 15 pertemuan lagi para peserta KBMN harus siap menelurkan buku solo sebagai syarat kelulusan di KBMN ini. Nah sahabat Periang, buat kalian yang kebingungan atau kesulitan dalam menyususun buku secara sistematis, pada pertemuan kali ini Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd selaku narasumber akan berbagi ilmu mengenai hal tersebut. Yuk, pantengin sampai selesai! Ups... tapi sebelumnya intip profil narasumber kali ini, yuk! https://romadean.blogspot.com/2021/01/profil.html
Sesi materi di buka narasumber dengan sharing mengenai pengalaman beliau mengikuti KBMN PGRI. Yups, narasumber adalah salah satu alumni KBMN PGRI Gelombang 9 tahun 2020. Dari sekian banyak peserta, narasumber adalah salah satu yang berhasil menjawab tantangan Prof. Ekoji untuk menerbitkan buku dalam satu minggu. Sukses dengan tantangan pertama, narasumber makin berjaya menyambut tantangan ke dua dari Prof. Ekoji. Luarrrr biasah.
Semua buku yang ditulis narasumber, disusun dan diedit sendiri olehnya. Nah, bagaimana menyusun dan mengedit buku secara sistematis dan otomatis inilah yang akan narasumber sharing. Melalui channel youtubenya, pada pertemuan malam ini, Bapak Yulius Roma Patandean berbagi ilmu. Simak videonya, yuk! Dan ingat, jangan di-skip!
Nah, untuk lebih mudah dipahami, video disimak sambil dipraktekkan. Dijamin, sahabat Periang auto paham!
Selain trik menyusun dan mengedit buku secara sistematis dan otomatis di atas, narasumber juga tidak lupa berbagi jurus sukses menulis, yang beliau beri nama jurus CLBK, yaitu:
- Coba. Dengan mencoba, maka akan timbul rasa penasaran untuk menjalaninya. Ada pahit, manis, asam, asin, kecewa dan bahagia kala mencoba. Percobaan mendorong untuk berbuat lebih untuk menjawab rasa penasaran.
- Lakukan. Pertanyaannya, apakah sekedar selesai mencoba atau mau melanjutkan? Jika hendak melanjutkan, maka lakukan dengan segera. Praktekkan sekaligus, biarkan mengalir bersama jari-jari mungil kita. Melakukan proses lebih dalam menulis membutuhkan dorongan lebih pula. Tidak hanya dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran di pikiran. Penasaran tentang apa yang akan kita tulis, susun dan terbitkan.
- Budayakan. Menghasilkan sebuah karya tulisan sederhana tidak bisa tercapai dengan maksimal jika didorong oleh paksaan. Membudayakan menulis adalah proses menuju karya.
- Konsisten. Konsisten adalah langkah pamungkas dalam teori menulis, menyusun dan mengedit naskah yang selama ini dilakukan narasumber. Budaya menulis yang baik adalah ketika kita menjadi konsisten dalam mempraktekkannya.
Jadi sahabat Periang, menulis ya menulis sajalah, kebimbangan dan keraguan itu akan hilang seiring kita berproses menjadi bisa.
Elok melingkar di jari manis sang manten
Jika ingin sukses menulis ala Bapak roma
Menulislah dengan CLBK. Coba, lakukan, budayakan dan konsisten.



Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusClbk? Yuk..π.mantaaaap..
BalasHapusTetap semangatπͺπ»πͺπ»
BalasHapus